Antrean Truk Pasir di Perumnas Raya Banjarmasin Utara, Ancaman bagi Keselamatan Warga

Investigasi

Warga Perumnas Raya, Banjarmasin Utara, kini resah akibat antrean panjang truk pengangkut pasir yang setiap hari memadati jalan lingkungan. Aktivitas ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan warga—terutama anak-anak yang bermain di sekitar area permukiman. Jalan sempit yang seharusnya menjadi akses aman untuk kendaraan roda dua dan pejalan kaki kini dipenuhi truk besar yang kerap parkir sembarangan menunggu giliran bongkar muatan.

Keluhan warga terus mengalir, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang. Debu tebal, suara mesin yang bising, serta risiko kecelakaan menjadi hal yang tak terhindarkan. “Setiap pagi sampai sore, jalan jadi macet dan tidak aman. Anak saya tidak bisa main di depan rumah lagi,” ungkap salah satu warga setempat.

Padahal, kawasan Perumnas Raya merupakan wilayah padat penduduk dengan banyak sekolah dan tempat ibadah. Kehadiran truk-truk pasir yang tidak teratur dinilai melanggar aturan lalu lintas dan tata ruang kota. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, seperti menertibkan rute distribusi material bangunan atau memberlakukan jam operasional khusus agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Situasi ini mengingatkan kita betapa pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kenyamanan sosial. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas ekonomi, hak warga atas lingkungan yang aman dan nyaman tidak boleh dikorbankan. Untuk informasi lebih lanjut tentang upaya pemberdayaan komunitas perkotaan, kunjungi Indobet.